Langsung ke konten utama

DAMPAK DAN CARA MELAWAN BULLYING











" Bullying ". Sepertinya kita semua sudah tak asing mendengar kata ini,  bahkan mungkin kita melihatnya,  menjadi korban,  atau bahkan tanpa sadari kita sendiri kerap menjadi pelaku bullying itu sendiri. Bullying sudah terjadi sejak ber tahun - tahun lamanya,  bahkan aku sendiri sejak kecil atau tepatnya sejak duduk di bangku taman kanak - kanak (  TK) , aku sering kali melihat nya,  bahkan menjadi korban.  Tapi pada saat itu mungkin aku atau kita semua yang ada di posisi itu belum mengetahui bahwa itu adalah bullying,  dan baru mengetahui nya setelah kita dewasa, setelah kita banyak belajar dan mengerti lebih luas tentang bagaimana kehidupan.  

Hal ini bisa terjadi tanpa mengenal tempat,  bahkan yang sering terjadi yaitu di sekolah ataupun di kampus.

Disini aku mau memberikan informasi kepada kalian nih mengenai bullying lebih tepatnya yaitu, dampak dan cara melawan bullying. Tapi sebelumnya kita ketahui dulu yuk sebenarnya apasih " Bullying " itu?

Di kutip dari laman https://www.kemenpppa.go.id Bullying (dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai “penindasan/risak”) merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Perlu kalian ketahui pula bahwa bullying ini bukan hanya di lakukan melalui perlakuan fisik secara langsung saja,  tetapi ada beberapa jenis bullying. 

Berikut adalah jenis - jenis Bullying;

1. Bullying Fisik

Suatu perbuatan yang secara sengaja di lakukan untuk melukai tubuh seseorang atau merusak harta benda mereka. Contohnya; Memukul,  memperlakukan seseorang dengan kasar,  mencuri,  dan menghancurkan barang yang dimiliki oleh korban

2. Bullying Verbal

Suatu perbuatan yang di lakukan dengan cara melontarkan kalimat atau berbicara yang tidak pantas Contohnya;  Menyebar gosip/fitnah, mengancam seseorang, dan mengolok orang lain

3. Bullying Relasional

Ini adalah bullying berupa pengabaian, pengucilan, cibiran dan segala bentuk tindakan untuk mengasingkan seseorang dalam suatu circle pertemanan, dalam lingkungan sekokah, komunitas/organisasi dan bahkan di lingkungan sekitar tempat tinggal nya. Para pelukanya akan melakukan Sikap-sikap seperti pandangan sinis, lirikan mata, tawa mengejek, hingga bahasa tubuh yang merendahkan korbannya.

4. Cyber-Bullying

Cyberbullying menggunakan teknologi digital pada media sosial ( Whatsapp,  instagram,  facebook,  dll ),  untuk melecehkan, mengancam, mempermalukan, atau menargetkan orang lain. Ketika orang dewasa yang terlibat, maka bisa disebut pelecehan dunia maya atau Cyber-Harassment, suatu kejahatan yang dapat mengakibatkan seseorang mendapat hukuman penjara.

Setelah kita mengetahui jenis - jenis bullying,  marilah kita ketahui. Apa Dampak Dari Perbuatan Bullying?  

A.  Dampak  Korban Bullying

1. Hilangnya kepercayaan terhadap diri sendiri

2. Mengalami gangguan mental seperti depresi,  hingga melakukan hal - hal di luar nalar (  percobaan bunuh diri )

3. Yang tadinya pendiam kini menjadi orang yang sangat kasar,  karena memiliki rasa dendam yang tinggi.

4. Luka pada fisik korban


B, Dampak Pelaku Bullying 

1. Selalu bersikap kasar terhadap siapapun.

2. Pemabuk,  memakai obat - obatan kasar,  kerap melakukan seks bebas, mencuri dan kerap melakukan hal-hal yang melanggar hukum lainnya.

3. Jika masih menempuh pendidikan maka bisa saja di keluarkan.

4. Kehilangan pekerjaan bila pelaku sudah bekerja.

Lalu bagaimana cara kita melawan bullying? Cara Melawan Bullying yaitu; 

1. Jangan takut untuk memberitahukan atau cerita kepada orang tua, guru,  dan keluarga yang lain ( yang bisa mendukungmu)  atau kamu bisa langsung melaporkan nya kepada pihak yang berwajib jika sudah keterlaluan.

2. Jika pelaku melalukan bullying fisik dengan memukul,  janganlah memukul balik,  karena si pelaku akan merasa tertantang hingga terjadilah perkelahian.

3. Kamu bisa perlahan mengajaknya bicara dengan nada bicara yang tidak kasar dan menanyakan apa permasalahannya.

4. Pergi lah menjauh dan abaikan yang mereka katakan.

5.  Berusaha untuk mempertahankan diri dengan tenang, tidak menunjukkan kelemahan,  tidak menunjukkan rasa takut.

Sekian informasi dari aku,  semoga bermanfaat untuk kalian. Dan jangan lupa share untuk berbagi informasi ini dengan orang tersayang,  Thank you  and see you👋🏻😇

Karya: Azkiya Salsabila 

Lampung,  26 Januari 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...