Langsung ke konten utama

APA ITU CYBER BULLYING DAN DAMPAKNYA

Antara kemajuan teknologi dan konektivitas digital, kita telah melihat perubahan dalam cara orang berinteraksi. Namun, di balik dunia maya yang tampak ramah pengguna, terdapat ancaman yang meresahkan: cyber bullying (perundungan dunia maya). Cyber bullying mengacu pada tindakan agresif, mempermalukan, menghina, atau menyakitkan yang dilakukan individu atau kelompok melalui media digital, seperti media sosial, pesan teks, atau email.

Contoh nyata dari cyber bullying adalah membuat komentar yang memalukan di media sosial, membagikan foto atau video yang memalukan tanpa izin, mengirim pesan teks yang kasar, menyebarkan rumor palsu secara nyata, dan lain-lain.

Dampak bullying online bisa sangat merusak secara psikologis. Korban seringkali mengalami perasaan rendah diri, stres, cemas, bahkan depresi. Mereka mungkin takut untuk membicarakan pengalaman buruk mereka. Hilangnya rasa aman di dunia maya juga dapat berdampak pada kesehatan mereka secara keseluruhan.

Selain dampak psikologis, cyber bullying juga mempunyai dampak sosial yang signifikan. Korban mungkin mengalami berkurangnya interaksi sosial, mengisolasi diri dari teman dan kelompok. Dalam lingkungan akademis, kemampuan konsentrasi dan prestasi akademis mereka dapat terganggu karena tekanan mental yang mereka alami di dunia maya.

Mencegah cyber bullying memerlukan upaya bersama dari keluarga, sekolah, dan komunitas. Pendidikan etika online, peningkatan kesadaran tentang dampak cyber bullying, dan perlunya melaporkan kasus cyber bullying kepada pihak berwenang merupakan langkah penting. Platform dan teknologi media sosial juga berperan dalam menegakkan kebijakan yang tegas terhadap perilaku berbahaya.

Cyber bullying merupakan ancaman serius di era digital saat ini. Dampak buruknya terhadap kesehatan psikologis, sosial dan pendidikan para korban memerlukan tindakan yang lebih serius dalam hal pencegahan dan penanganan. Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan online yang lebih aman, terhormat, dan bertanggung jawab sehingga kita dapat mengatasi ancaman besar ini dan membangun ruang siber yang lebih baik. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...