Langsung ke konten utama

INDONESIA MENJADI TUAN RUMAH DALAM KTT AIS FORUM 2023


Pada tanggal 11 Oktober 2023, Bali, Indonesia menjadi tuan rumah bagi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States Forum (AIS). KTT ini mempertemukan para pemimpin dari 51 negara untuk membahas isu-isu kritis yaitu penanganan sampah, perubahan iklim, bencana alam, eksploitasi SDA, dan berkurangnya keanekaragaman hayati.

AIS Forum merupakan sebuah platform multilateral yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di antara negara-negara kepulauan. Dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan unik yang dihadapi oleh negara-negara ini, seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan keberlanjutan lingkungan, AIS Forum menjadi penting dalam mencari solusi bersama.

Tema AIS Forum 2023
Fostering Collaboration, Enabling Innovation, for Our Ocean and Our Future.

Tujuan KTT AIS Forum
• Memantapkan posisi negara pulau dan kepulauan di AIS Forum serta menguatkan peran AIS Forum sebagai pusat solusi cerdas dan inovatif serta dalam mendorong agenda masa depan tata kelola laut global.
• Merangkum pentingnya solidaritas sebagai landasan kolaborasi dan memantapkan AIS Forum sebagai platform gotong royong melahirkan inovasi untuk pembangunan ekonomi laut yang sehat dan berkelanjutan.

KTT AIS 2023 di Bali mencerminkan tekad negara-negara kepulauan untuk bekerja sama demi keberlanjutan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat mereka. Dengan berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi, mereka berharap dapat menciptakan masa depan yang lebih baik untuk wilayah kepulauan mereka dan kontribusi yang lebih besar bagi keberlanjutan global.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...