Langsung ke konten utama

MENGENAL ISTILAH SHOPAHOLIC

Shopaholic (kecanduan belanja) merupakan fenomena sosial modern yang mencerminkan kecanduan belanja di era konsumerisme modern. Seseorang yang termasuk dalam pola perilaku ini sering kali merasakan dorongan  kuat untuk  membeli sesuatu sepanjang waktu, terlepas dari kebutuhan atau kemampuan finansialnya.

Hal ini seringkali dipengaruhi oleh faktor emosional seperti stres, kebosanan,  bahkan tekanan sosial. Aspek penting dari kecanduan belanja adalah setiap pembelian memberikan kepuasan sementara.

Namun, perasaan puas ini sering kali tidak bertahan lama dan tidak berkelanjutan, sehingga meningkatkan keinginan untuk melakukan pembelian berulang tanpa pertimbangan matang.

Kecanduan belanja dapat menyebabkan masalah keuangan yang serius. Orang yang melakukan perilaku belanja kompulsif mungkin akan menumpuk hutang yang sulit dilunasi, kesulitan menabung, dan kesulitan mengatur keuangan pribadinya.

Selain aspek finansial, kecenderungan kecanduan belanja dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional seseorang. Perasaan bersalah dan cemas setelah berbelanja berlebihan dapat menyebabkan peningkatan stres, depresi, dan rusaknya harga diri.

Langkah pertama untuk mengatasi kecanduan belanja adalah mengakui adanya masalah. Kemudian kembangkan strategi untuk mengelola hasrat belanja, seperti membuat anggaran, mencari aktivitas alternatif  yang tidak melibatkan belanja, dan mencari bantuan profesional jika diperlukan. Memahami bahwa kebahagiaan tidak harus bergantung pada materi dan mencari kepuasan melalui hubungan sosial, aktivitas kreatif, atau pengembangan diri adalah  penting dalam mengatasi kecanduan belanja Ini adalah sebuah langkah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...