Langsung ke konten utama

PUISI BAKTI GURU: SYAIR TERIMAKASIH DI BAWAH CAHAYA ILMU KARYA SUPRAYOGI BUDHI PURWANTO

Bakti Guru: Syair Terimakasih di Bawah Cahaya Ilmu

Oleh Suprayogi Budhi Purwanto


Di bawah cahaya ilmu yang bersinar,

Guru, pahlawan tanpa tanda jasa.

Dalam gelapnya malam, teranglah bintang,

Guru, pemandu jiwa menuju masa.


Dengan tulus dan ikhlas berjuang,

Menanam benih ilmu di ladang hati.

Tiada lelah, tiada mengeluh,

Guru, kau ladang subur penuh makna.


Langkahmu terukir di jalan waktu,

Jejak pengabdian, tak terhapus oleh angin.

Setiap kata, setiap nasihatmu,

Merangkai harapan, mengukir mimpi.


Pondasi bangsa terhampar di tanganmu,

Membangun intelektual, merajut keberhasilan.

Engkau bukan hanya penuntun pelajaran,

Namun juga perekat tali persaudaraan.


Sungguh tak terkira perjuanganmu,

Dalam memberi arti pada setiap makna.

Kau adalah pelita, menerangi dunia, Guru,

tiang negara yang tegak berdiri.


Kesungguhanmu menulis kisah kehidupan,

Di halaman-halaman hati yang kau sentuh.

Dengan pena ilmu dan bela diri,

Guru, kau pahlawan dalam setiap langkah.


Bimbinglah kami, terangi setiap jalan,

Agar cahaya kebijakan terus bersinar.

Guru, panutan yang tak tergantikan,

Pondasi bangsa, semangat yang abadi.


Yogyakarta, 19/11/2023


BIOGRAFI PENULIS

Suprayogi Budhi Purwanto dapat dipanggil prayogi, lahir di Yogyakarta, 19 Februari 2001,

merupakan mahasiswa yang hobi menulis, baik itu cerpen atau puisi untuk mencurahkan

perasaan dan mengisi waktu luang, untuk mengetahui lebih lanjut profil penulis bisa follow ig

@prapurwanto, Matur Nuwun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

UGM RAIH PERINGKAT 1 KAMPUS DI INDONESIA BERDASARKAN QS SUSTAINABILITY RANKING 2025

Sumber: https://ugm.ac.id/ Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi internasional, Quacquarelli Symonds (QS), kembali merilis QS Sustainability Ranking 2025 . Pemeringkatan ini bertujuan untuk mengukur kontribusi dan kinerja perguruan tinggi dalam mendorong agenda keberlanjutan. Tiga pilar utama yang menjadi basis pemeringkatan ini meliputi environmental impact (dampak lingkungan), social impact (dampak sosial), dan governance (tata kelola) . Dalam pemeringkatan edisi 2025, Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan menduduki peringkat ke-383 dunia dan posisi pertama di Indonesia. Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dari tahun sebelumnya, di mana UGM berada di peringkat 476 dunia dan posisi keempat di Indonesia. Kenaikan posisi UGM ini mencerminkan peningkatan kontribusi universitas tersebut dalam aspek keberlanjutan, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun tata kelola. Selain UGM, terdapat sejumlah perguruan tinggi Indonesia lainny...