Langsung ke konten utama

PUISI CAHAYA ILMU DI PELATARAN PENDIDIKAN KARYA DWI PUJO SANTOSO

Cahaya Ilmu di Pelataran Pendidikan

Karya: Dwi Pujo Santoso


Di bawah langit biru yang cerah

Guru-guru tulus berkarya penuh kasih

Dengan buku dan pena, ilmu dicurahkan

Menyiramkan kearifan, seperti hujan di padang gurun


Mereka bagaikan pelaut yang mengarungi lautan

Melintasi gelombang, suka dan duka dirasakan

Pandangan lelah namun semangatnya tak pernah padam

Guru, engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa


Di kelas, di hadapan lembaran hitam papan

Mereka membimbing ilmu dan nilai hidupan

Setiap kata pesan bijak terpatri

Membentuk karakter mengubah wajah masa depan


Guru, engkaulah penyemai benih-benih kebenaran

Pandai menuntun, memberi arahan

Seperti pelita yang bercahaya dalam kegelapan malam

Menerangi hati membuka wawasan


Dalam senyummu terpancar kebaikan

Dalam sabarmu terukir kesabaran

Engkau adalah pelita yang menyala dalam kegelapan

Membimbing tunas-tunas bangsa dalam menyinari dunia


Terima kasih atas dedikasimu

Engkau telah mengajarkan ilmu dan mengasah akal budi

Kami bersyukur memiliki sosok sepertimu

Guru, engkaulah pahlawan tanpa batas pengorbanan


Penajam Paser Utara, 21 November 2023


BIOGRAFI PENULIS

Dwi Pujo Santoso, Lahir di Pasuruan, 18 April 1992. Alumni S-1

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Jember.

Selain itu ia juga merupakan alumni pesrta SM3T (Sarjana Mendidik

di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Hobi menulis yang ia tekuni sejak duduk dibangku SMA

membuatnya telah memenangkan beberapa perlombaan menulis dan

membuahkan beberapa karya yang dimuat di koran hingga buku

cetakan nasional.

Selain itu, beberapa karyanya pernah terbit dalam buku antologi puisi, cerita anak dan

cerpen. Saat ini, penulis berdomisili di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan

Timur. Pembaca tidak perlu sungkan untuk menyapa dan berkenalan dengan penulis karena

penulis sangat ramah dan aktif dalam menggunakan media sosial. Pembaca bisa lebih dekat

dengan penulis lewat akun sosial media Instagramnya @joe_dsanto dan

Gmail, joesantoso161@gmail.com. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...