Langsung ke konten utama

PUISI GORESAN JASA KARYA NEIZA NIHAYATUL ZAHRA

GORESAN JASA

karya : Neiza nihayatul zahra


rintih kebodohan di langit malam

mengerang nasib temaram

di awang awang lintang nan gemintang

aku bagaikan langit petang

yang ingin terang benderang

datang mu

bagaikan laksana rembulan

yang mengalahkan sinar gumintang

dan aku menjadi secercah siang

lewat sinarmu yang gemilang


papan ketik yang menarik gemulai jari

menari mencari sajak puisi

melukis lewat aksara indah

mencitrakan raga yang tak kenal lelah

mengaitkan bingkai bingkai kalbu

merengkuh raga yang haus akan ilmu


jasamu

tak terhitung

tak terbendung

tumpah meruah

lelahmu

tak dapat terbalas

energimu terkuras

demi kami...

demi kami supaya jadi teratas


murobbi..

entah malaikat apa yang hinggap padamu

hati lembut bak sutra

mengikis kebodohan dalam raga

pena yang menari

diatas secarik kertas setiap hari

menjadi saksi

suapan ilmu penuh arti

ilmu yang terpatri dalam benak kami

tidak luput darimu

murobbi...


Tulungagung, 19 November 2023


BIOGRAFI PENULIS

Neiza Nihayatul Zahra, lahir di Tulungagung, 11 November 2007, jenis kelamin perempuan, beragama Islam. Kerap dipanggil Neiza/Niha adalah salah seorang siswi dari MAPK AL MA'ARIF TULUNGAGUNG yang berada dipusat kota Tulungagung. Sejak mengijak MTs Neiza sudah memiliki minat di bidang sastra, ia mempunyai impian yang insyaallah nantinya menjadi kenyataan yaitu bisa kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta dan mengambil jurusan sastra bahasa Indonesia. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...