Langsung ke konten utama

PUISI PAHLAWAN DI WILAYAH BUANGAN KARYA SYAZIYAH DIVA RACHMAN

Pahlawan di Wilayah Buangan

Oleh Syaziyah Diva Rachman


Lorong gelap itu menyambut kami

Anak-anak kekurangan ekonomi

Masa depan cerah terasa sulit untuk digapai

Dihalang tembok-tembok tinggi yang menarik kaki


Gedung sekolah itu jadi harapan kami

Untuk duduk disana dan belajar setiap hari

Mengenakan seragam yang mumpuni

Tapi apakah anak seperti kami bisa mengikuti?


Malu untuk pergi belajar

Setiap hari guru-guru itu datang mengajar

Kami melihat dari balik jendela luar

Oh iri, mudah sekali anak seperti mereka belajar


Suatu hari seseorang datang membawa buku-buku

Melintasi jalanan kotor dan bau

Ditengah tumpukan sampah itu

Tanpa pamrih dirinya mengajarkan ilmu


Lentera yang dibawanya menerangi mimpi dan hidup kami

Membimbing kami dengan tulus hati

Harapan kami yang pupus pun tumbuh kembali

Terimakasih kami untukmu pahlawan baik hati


Tangerang, 12 November 2023


BIOGRAFI PENULIS

Syaziyah Diva Rachman lahir di Indramayu, 11 April 2010. Tumbuh dan besar di Tangerang

Banten. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudari. Ia adalah pelajar kelas 8 di SMPN 2 Curug

Tangerang. Ia memiliki minat menulis sejak berusia 8 tahun, berawal dari menulis diary,

cerpen, pantun hingga novel di platform online. Ia telah mengikuti beberapa perlombaan cipta

puisi dan "Pahlawan di Wilayah Buangan" adalah karya ke 8-nya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...