Langsung ke konten utama

PUISI SEORANG PELITA PENGETAHUAN YANG TAK INGIN TERLIHAT KELEHAN KARYA BERLIANA KUSUMAWATI

Seorang Pelita Pengetahuan yang Tak Ingin Terlihat Kelelahan

Karya : Berliana Kusumawati


Manusia terlahir dengan seribu kelebihan dan sejuta kelemahan

Seperti lukisan warna-warni dari berbagai sifat yang tumbuh dalam dirinya

Namun, di antara banyaknya pilihan, ada sosok yang bersinar paling terang

Sosok yang menjadi sumber cahaya, yang membimbing banyak orang menuju dunia

pengetahuan

Kasihnya tak pernah palsu

Pengorbanannya tak menuntut balas

Meskipun tetes-tetes air menari di matanya

Dirinya tetap tegar seperti pohon yang tak goyah

Semangatnya bagai kobaran api

Memberikan cahaya bagi obor yang hampir padam dalam kegelapan

Seorang penerang ilmu yang senantiasa menutupi kelelahannya dengan indah

Seolah senyum adalah tarian bahagia yang senantiasa menghiasi wajahnya


Walaupun banyak caci maki menyelimuti kepalanya

Banyak pandangan yang menyudutkan seakan usahanya tak pernah berguna

Ujaran keji akan hasil yang tidak setimpal dengan kerja kerasnya

Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang baginya untuk tetap membawa

terang bagi sesamanya

Walau dihantam kenyataan yang pahit, ia akan tetap melangkah kedepan

Layaknya seorang kesatria, Ia tak tunduk karena hinaan belaka

Demi menciptakan hari esok yang penuh makna

Menghapus duka di hati setiap manusia

Menyulut tawa dari terang yang dibagikannya

Dia menjadi dinding kokoh yang mematikan kata-kata merendahkan

Menjadi sosok gemintang di kegelapan pengetahuan

Sosok manusia yang tak lain dan tak bukan, ialah sang guru sang pahlawan

Seorang pelita ilmu yang tak ingin terlihat kelelahan


Jawa Tengah, 21 November 2023


BIOGRAFI PENULIS


Namaku Berliana Kusumawati. Orang-orang biasa memanggilku dengan

sebutan Berlin. Aku lahir di Karanganyar, 6 Mei 2005. Aku anak ketiga dari

tiga bersaudara, dan aku satu-satunya anak perempuan dalam keluargaku.

Ayahku seorang buruh sopir dan ibuku seorang ibu rumah tangga.

Aku menyelesaikan pendidikan dasarku di SD Negeri 04 Kemiri, lalu

melanjutkannya ke SMP Negeri 1 Kebakkramat, dan setelah itu di SMA

Negeri Kebakkramat. Saat ini aku sedang menjalani studi di Universitas

Sebelas Maret Surakarta pada program studi S1-Pendidikan Akuntansi. Aku

merupakan seorang mahasiswa semester satu. Setelah menyelesaikan

pendidikan, aku ingin membangun sebuah bisnis kuliner.

Diluar kegiatan kuliah, aku sering melakukan kegiatan yang menunjang

perkembangan diriku. Aku hobi dalam bernyanyi dan memasak. Aku pernah

menjuarai lomba bernyanyi selama lima kali, dan salah satunya menjadi juara

satu. Selain itu, aku memiliki minat dalam public speaking. Minatku tersebut

aku implementasikan dalam kegiatan sehari-hari, misalnya pada saat

mempresentasikan tugas. Selain itu, aku juga pernah menjadi master of

ceremony atau mc pada suatu event universitas dalam perlombaan akuntansi

tingkat jawa-bali.

Dalam hidup ini, aku tidak mau melewatkan setiap hal-hal berharga dalam

hidup. Selagi ada waktu, akan semaksimal mungkin aku gunakan untuk

mengembangkan diri. Walaupun begitu, tak lupa segala perjuangan dan

usahaku ku serahkan kepada Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...