TANPAMU AKU HANYA SEPIHAN DEBU
(pahlawan tanpa tanda jasa)
Evi Tri Anjani
Secercah cahaya dalam kegelapan.
Telah menyinari langkahku disetiap perjalanan.
Tangan kehangatan, telah membawaku menuju pintu penerangan.
Duniaku akan terasa bisu dan beku.
Apabila kau dan aku tak pernah temu.
Tak bisa ku eja dengan kata, ataupun ku hitung dengan angka.
Pengorbananmu yang tak pernah kau rasa.
Bahkan keluh kesah yang menyetubuhimu kau lupa.
Demi tak ingin melihatku terhina.
Meski ada rasa kesal dalam dada.
Namun Nampak mukamu selalu bahagia.
Senyumu selalu melekat pada dunia.
Tapi maaf wahai guruku.
Saat kau berikan ilmu padaku, aku bilang ah.
Kau berikan didikan padaku, tapi aku bilang lah.
Kau berikan segalanya, tapi terkadang aku lupa jasamu.
Meski terkadang aku mengabaikan, dari setiap tulu demi ketulusan.
Namun, senyumu tak pernah hilang.
Bahkan memberi ilmupun penuh kasih sayang.
Mungkin hanya ku ucap kata terima kasih.
Padamu yang mendidikku tanpa meminta belah kasih.
Membimbing tanpa pamrih.
Dan menyayangiku penuh rasa kasih.
Tanpamu aku hanya serpihan debu yang berlalu tiada berguna..
Bogor, 14 November 2023
BIOGRAFI PENULIS
Namaku Evi Tri Anjani lahir di Bandung 18 Oktober 2002. Aku merupakan
mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Djuanda Bogor, mahasiswi yang
aktif dari segi akademisi maupun organisasi. Walau begitu, menulis adalah
caraku mengapresiasikan apa yang aku rasa. Mungkin aku tak punya teman,
namun dengan berpuisilah aku mempunyai teman.
Komentar
Posting Komentar