Langsung ke konten utama

KISAH MOTIVASI MELAKUKAN KEGIATAN DONGENG DI PULAU PASARAN LAMPUNG

Dalam acara Bright Camp yang diadakan di Pulau Pasaran, Lampung, komunitas Kisah Motivasi hadir dengan misi yang luar biasa dan mengajak anak-anak untuk mengenal lebih jauh tentang isu bullying dan bagaimana mereka bisa melawan serta mencegahnya melalui cara yang menyenangkan: mendongeng.

Dengan tema anti-bullying, Kisah Motivasi membawa dongeng yang sarat makna. Cerita-cerita yang disampaikan bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga menjadi media edukasi untuk anak-anak. Lewat karakter-karakter dalam dongeng, anak-anak belajar tentang pentingnya saling menghargai, berbicara dengan baik, serta menjauhkan diri dari sikap kekerasan atau merendahkan orang lain.

Mendongeng menjadi metode yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan, terutama pada anak-anak. Dalam suasana santai dan penuh tawa, pesan moral terselip dengan halus namun kuat. Anak-anak di Pulau Pasaran terlihat antusias mengikuti alur cerita, bahkan beberapa dari mereka ikut memberikan pendapat dan berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana mereka pernah menghadapi situasi serupa.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk bertanya dan memahami apa yang harus mereka lakukan jika mereka atau teman-teman mereka menjadi korban bullying. Bersama-sama, mereka diajak untuk berani berbicara dan melaporkan perilaku yang tidak baik, sambil membangun rasa percaya diri. Lewat kegiatan seperti ini, Kisah Motivasi berharap dapat membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang kuat, berempati, dan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan positif di sekitar mereka.

Kegiatan di Bright Camp yang diselenggrakan oleh Bright Scholarship YBM BRILiaN ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa edukasi bisa dilakukan dengan berbagai cara yang kreatif. Dongeng bukan hanya tentang kisah-kisah masa kecil, tapi juga tentang cara kita membentuk karakter yang lebih baik bagi masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...