Langsung ke konten utama

BELAJAR BARENG BERTAJUK CITA-CITAKU DI DESA KEKERI, LOMBOK BARAT

 


Rohikal, Duta Motivator Pendidikan Indonesia mengadakan sesi Belajar Bareng bertajuk "Cita-Citaku: Ada Nggak Ya, Cita-Citaku?" di Kediaman Rumah Neneknya, Jalan Raya Kekeri, Kekeri Timur, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini mengundang sepuluh anak-anak usia 7 hingga 13 tahun, yang berlangsung pada Minggu, 3 November 2024, dari pukul 16.30 hingga 18.00 WITA.

Acara dibuka dengan salam dan doa bersama, diikuti dengan penjelasan singkat mengenai kegiatan yang akan dilakukan. Setiap anak kemudian menerima selembar kertas, yang akan menjadi kanvas mereka dalam menuliskan cita-cita mereka. Mereka diajak untuk melihat berbagai macam profesi, tidak hanya yang familiar seperti dokter atau guru, tetapi juga profesi baru di dunia digital seperti desainer perangkat digital dan pengembang aplikasi. 

Saat memilih cita-cita, seorang anak terlihat bingung. Ketika ditanya tentang impiannya, ia pun menyatakan keinginannya untuk menjadi seorang desainer perangkat digital di masa depan. Dengan semangat, setiap anak kemudian menulis nama dan menggambarkan cita-citanya di kertas yang telah dibagikan.

Setelah selesai menggambar, anak-anak diberi kesempatan untuk maju dan mempresentasikan gambarnya. Dengan bangga, mereka bercerita tentang impian mereka, dari ingin menjadi dokter, guru, hingga profesi-profesi di bidang teknologi. Raut wajah mereka tampak berseri-seri saat membayangkan masa depan yang penuh harapan. Acara ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan cita-cita mereka.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai profesi yang ada di dunia serta diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan harapan dalam diri anak-anak untuk meraih impian mereka melalui pendidikan. Cita-cita ini diharapkan dapat menjadi motivasi kuat bagi anak-anak untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu. Setelah doa bersama, sesi Belajar Bareng diakhiri dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan dari hari yang penuh inspirasi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...