Langsung ke konten utama

DMPI MELAKUKAN JUMPA TOKOH DENGAN WALIKOTA BANJARMASIN

 


Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI) melakukan kegiatan inspiratif bertajuk “Jumpa Tokoh” di Rumah Dinas Walikota Banjarmasin, Kompleks Dharma Praja, Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta, termasuk 40 siswa SD Islam Madinatu Taqwa, para guru, pendamping, serta tokoh pendidikan.  

Acara dimulai pukul 09.00 WITA dan dibuka langsung oleh Bapak Walikota Banjarmasin. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan berbasis nilai agama dan peran tokoh-tokoh inspiratif dalam membangun generasi muda yang unggul. Kepala Lembaga dan Kepala Sekolah SD Islam Madinatu Taqwa turut memberikan sambutan yang menyoroti untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.  

Sebagai salah satu agenda utama, Syifa Mufida memperkenalkan kehadiran Duta Motivator Pendidikan Indonesia dalam mendukung pendidikan. Anak-anak diperkenalkan pada tokoh-tokoh inspiratif yang bekerja di balik layar sistem pendidikan, termasuk peran seorang pemimpin daerah seperti Walikota yang tidak hanya sukses memimpin Kota Banjarmasin meraih berbagai prestasi, tetapi juga berhasil mendidik empat anaknya hingga menjadi hafiz Al-Qur'an 30 juz.  

Sesi tanya jawab menjadi momen yang paling dinantikan. Dengan semangat, anak-anak yang sebelumnya diminta menghafalkan surah-surah Al-Qur'an, mengajukan pertanyaan kepada Bapak Walikota. Sesi ini dipandu oleh Duta DMPI yang berperan sebagai MC, menciptakan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme.  

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan pesan motivasi dari Walikota kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, DMPI berharap dapat menginspirasi anak-anak untuk lebih mengenal dan menghargai peran tokoh-tokoh penting di dunia pendidikan, sekaligus memotivasi mereka untuk mengejar cita-cita dengan semangat dan iman yang kuat.  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...