Langsung ke konten utama

KULINER INDONESIA, PECEL RAIH PERINGKAT KEDUA SEBAGAI SALAD TERBAIK VERSI TASTE ATLAS 2024

 

Indonesia kembali mencatatkan prestasi di dunia kuliner internasional dengan salah satu hidangan khasnya, pecel, yang baru saja menempati peringkat kedua sebagai salah satu salad terbaik di dunia versi Taste Atlas 2024. Hidangan sederhana namun kaya rasa ini berhasil mengungguli banyak salad dari berbagai belahan dunia, dengan skor 4,53 dari 5. 

Pecel adalah hidangan yang terdiri dari aneka sayuran rebus seperti kangkung, bayam, tauge, kacang panjang, dan kol yang disiram dengan bumbu kacang yang gurih dan sedikit pedas. Kombinasi rasa dan tekstur yang khas ini menjadikan pecel sebagai hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Pecel sering disajikan dengan tambahan lauk-pauk seperti tempe goreng, tahu, telur, atau bahkan rempeyek, menambah kekayaan cita rasa yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa masakan tradisional Indonesia mampu bersaing di kancah global dan diakui oleh penikmat kuliner dari berbagai negara. Pecel dinilai istimewa karena perpaduan rasa manis, asin, pedas, dan segar dalam satu hidangan yang sederhana namun memikat. Keberhasilan pecel menduduki posisi ini memberikan sorotan pada keunikan kuliner Indonesia yang kaya akan bahan dan bumbu alami.

Kisah tentang pecel yang berhasil masuk ke dalam daftar salad terbaik di dunia ini menginspirasi banyak pihak, mulai dari pelaku kuliner, wisatawan, hingga masyarakat umum untuk semakin mengenalkan dan melestarikan kuliner lokal sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia yang patut dibanggakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...