Langsung ke konten utama

DMPI GELAR SOSIALISASI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI KARYA SENI DI SD MUHAMMADIYAH 03 SEMARANG

 

Semarang, 21 Februari 2025 – Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Karya Seni (Kolase Sampah) di SD Muhammadiyah 03 Semarang, Jl. Dr. Wahidin No 123, Kaliwiru, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 17 siswa/i kelas 2 dan dua guru pendamping.

Widiya Ayuningsi Retno Anggraini, perwakilan dari DMPI, memulai kegiatan dengan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, menjelaskan dampak negatif sampah plastik, serta cara memanfaatkannya menjadi barang yang lebih berguna. Para siswa diajak untuk memahami bahwa sampah plastik dapat didaur ulang menjadi karya seni yang indah dan bernilai.

Dalam sesi praktik, Widiya membimbing para siswa dalam membuat kolase seni dari sampah plastik. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi pemakaian sampah sejak dini. Selain itu, siswa juga diajak untuk melatih kreativitas mereka dalam mengolah sampah menjadi karya seni yang menarik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin peduli terhadap lingkungan dan mampu menerapkan kebiasaan positif dalam mengelola sampah plastik. DMPI berkomitmen untuk terus memberikan edukasi inspiratif yang berdampak positif bagi generasi muda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...