Langsung ke konten utama

REMAJA INDIA PECAHKAN REKOR DUNIA MATEMATIKA DAN DIJULUKI MANUSIA KALKULATOR


Seorang remaja jenius asal India mencetak sejarah dalam dunia matematika dengan kemampuannya menghitung angka-angka besar secara mental, tanpa alat bantu apa pun. Aaryan Shukla, seorang remaja 14 tahun dari Maharashtra, India, membuat takjub penonton ketika ia mencetak rekor untuk waktu tercepat dalam menjumlahkan 50 angka lima digit secara mental dalam program TV Italia Lo Show Dei Record.

Ia berhasil menyelesaikan tantangan tersebut hanya dalam 25,19 detik—setara dengan satu penjumlahan setiap 0,5 detik!

Setahun setelah pencapaian itu, Aaryan terus berlatih dan mendorong batas kemampuannya. Hasilnya luar biasa: dalam satu hari, ia berhasil mencetak enam rekor dunia baru, yaitu:

  • Waktu tercepat menjumlahkan 100 angka empat digit secara mental – 30,9 detik
  • Waktu tercepat menjumlahkan 200 angka empat digit secara mental – 1 menit 9,68 detik
  • Waktu tercepat menjumlahkan 50 angka lima digit secara mental – 18,71 detik
  • Waktu tercepat membagi angka 20 digit dengan angka 10 digit secara mental (10 set) – 5 menit 42 detik
  • Waktu tercepat mengalikan dua angka lima digit secara mental (10 set) – 51,69 detik
  • Waktu tercepat mengalikan dua angka delapan digit secara mental (10 set) – 2 menit 35,41 detik

Kecepatan berpikir Aaryan yang luar biasa membuatnya dijuluki human calculator atau “kalkulator manusia.” Dengan bakatnya yang luar biasa, ia terus membuktikan bahwa kemampuan otak manusia bisa melampaui teknologi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...