Langsung ke konten utama

SEMINAR "NGOBARKAN" (Ngobrol Bareng Kang Rimau): MEMBANGUN PUBLIC SPEAKING DAN JIWA KEORGANISASIAN

 

Majalengka, 26 Februari 2025 – SMP IT At-Tadzkir, yang berlokasi di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggelar seminar bertajuk "Ngobarkan" (Ngobrol Bareng Kang Rimau). Acara ini menghadirkan Muhammad Rizki Mauluda, seorang pembicara inspiratif dari Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI), dengan tujuan membekali siswa-siswi serta seluruh organisasi sekolah dengan keterampilan public speaking dan keorganisasian yang optimal.

Acara yang diadakan di Pondok Pesantren At-Tadzkir ini diikuti oleh 382 peserta, terdiri dari siswa-siswi kelas 7 serta anggota berbagai organisasi sekolah seperti OSIS, Pramuka, Paskibra, dan PMR. Kegiatan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana menyusun public speaking yang baik serta pengalaman berorganisasi dari angkatan pertama hingga angkatan keenam di SMP IT At-Tadzkir.

Dalam sesi seminar, Muhammad Rizki Mauluda menyampaikan berbagai strategi dalam membangun keterampilan berbicara di depan umum, mulai dari teknik dasar hingga penerapan dalam kegiatan organisasi. Selain itu, berbagi buku sebagai doorprize, diskusi interaktif dan sesi berbagi pengalaman dari alumni organisasi sebelumnya turut memperkaya wawasan peserta mengenai dinamika kepemimpinan dan pentingnya berorganisasi sejak dini.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terbukti dari interaksi aktif serta berbagai pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi. Harapannya, seminar ini dapat menjadi awal bagi para peserta untuk semakin percaya diri dalam menyampaikan gagasan serta mengelola organisasi dengan lebih baik.

Dengan suksesnya acara "Ngobarkan", DMPI dan SMP IT At-Tadzkir berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang mampu membentuk karakter siswa menjadi pemimpin masa depan yang inspiratif dan berintegritas.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...