Langsung ke konten utama

Duta Motivator Pendidikan Alisya Nuzulia Izati Ajak Siswa SMPN 1 Menes Menumbuhkan Mindset Positif di Era Globalisasi

 


Dalam rangka membentuk karakter dan semangat belajar generasi muda, Alisya Nuzulia Izati, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan sesi inspiratif bertajuk “Menumbuhkan Berpikir Mindset Positif” di SMP Negeri 1 Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Senin, 16 Juni 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 16 siswa kelas 7F, didampingi oleh 1 guru kelas dan 1 guru Bimbingan Konseling (BK). Dalam sesi tersebut, Alisya mengajak para siswa untuk membangun pola pikir yang positif guna menghadapi tantangan zaman, terutama di era globalisasi yang menuntut daya saing tinggi, keterbukaan wawasan, dan keberanian menghadapi kegagalan.

“Di era yang serba cepat ini, penting bagi siswa memiliki pola pikir positif. Dengan mindset yang benar, mereka bisa tumbuh menjadi pelajar yang tangguh, berani mencoba, tidak takut gagal, dan selalu ingin belajar,” ujar Alisya di hadapan para peserta.

Sesi ini dirancang tidak hanya untuk menyampaikan motivasi, tetapi juga membangun kesadaran bahwa setiap siswa memiliki potensi yang bisa berkembang jika didukung dengan cara berpikir yang sehat dan berorientasi pada kemajuan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Duta Motivator Pendidikan Indonesia – Kisah Motivasi, yang berfokus pada pengembangan karakter, motivasi, dan semangat belajar anak-anak Indonesia melalui pendekatan edukatif dan komunikatif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...