Langsung ke konten utama

Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Imam Mudin Zaqi, Gelar Sosialisasi “Melangkah ke Jenjang Menengah dengan Ramah” di SDN Bintaos Gunungkidul

 

Gunungkidul, 17 Juni 2025 – Dalam upaya mendukung pembentukan karakter dan kesiapan sosial siswa, Imam Mudin Zaqi, selaku Duta Motivator Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Melangkah ke Jenjang Menengah dengan Ramah” pada Selasa, 17 Juni 2025, di SDN Bintaos, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 28 siswa kelas 6, 1 Kepala Sekolah, dan 1 Guru Kelas, sebagai bentuk pembekalan bagi siswa Sekolah Dasar yang akan segera memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam sosialisasi ini, siswa dikenalkan pada basic manners atau tata krama dasar melalui metode penyampaian yang menyenangkan dan interaktif. Materi mencakup pentingnya bersikap sopan, memiliki empati, kemampuan kerja sama, serta komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari dan saat memasuki lingkungan baru.

Imam Mudin Zaqi menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bagian dari peran aktifnya sebagai Duta Motivator Pendidikan Indonesia untuk mendampingi dan menginspirasi pelajar di berbagai daerah.

Adapun tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:

  • Meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya tata krama,

  • Menumbuhkan sikap sopan dan menghargai perbedaan,

  • Mempersiapkan siswa secara mental dan sosial,

  • Menanamkan nilai-nilai karakter seperti empati, tanggung jawab, dan kerja sama,

  • Melatih keterampilan komunikasi dasar secara efektif dan etis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SDN Bintaos dapat melangkah ke jenjang menengah dengan sikap yang lebih dewasa, ramah, dan siap bersosialisasi secara positif di lingkungan yang baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...