Langsung ke konten utama

Imam Mudin Zaqi Ajak Santri TPA Masjid Al-Maa’un Belajar Kalender Hijriyah dan Keteladanan Sahabat Nabi

 


Dalam semangat memperkenalkan nilai-nilai sejarah Islam sejak dini, Duta Motivator Pendidikan dari program Kisah Islami, Imam Mudin Zaqi, menyelenggarakan sesi berkisah edukatif bertema “Belajar Tentang Kalender Hijriyah dan Teladan Sahabat Nabi” pada Jumat, 27 Juni 2025, di TPA Masjid Al Maa’un, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari 23 santri dan 3 guru pembimbing. Dengan pendekatan yang komunikatif dan naratif, Imam Mudin Zaqi mengajak para santri untuk mengenal lebih dalam tentang sistem penanggalan Hijriyah, yang menjadi pedoman umat Islam dalam melaksanakan ibadah dan memperingati hari-hari besar keagamaan.

Melalui kisah inspiratif, para santri diajak menelusuri sejarah penetapan kalender Hijriyah, serta memahami peran penting Sayyidina Umar bin Khattab—salah satu sahabat utama Nabi Muhammad SAW—dalam inisiasi sistem penanggalan Islam ini. Tak hanya mengenalkan fakta sejarah, sesi ini juga menanamkan nilai-nilai keteladanan Umar bin Khattab dalam hal kepemimpinan, kebijaksanaan, dan pengabdian kepada umat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

UGM RAIH PERINGKAT 1 KAMPUS DI INDONESIA BERDASARKAN QS SUSTAINABILITY RANKING 2025

Sumber: https://ugm.ac.id/ Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi internasional, Quacquarelli Symonds (QS), kembali merilis QS Sustainability Ranking 2025 . Pemeringkatan ini bertujuan untuk mengukur kontribusi dan kinerja perguruan tinggi dalam mendorong agenda keberlanjutan. Tiga pilar utama yang menjadi basis pemeringkatan ini meliputi environmental impact (dampak lingkungan), social impact (dampak sosial), dan governance (tata kelola) . Dalam pemeringkatan edisi 2025, Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan menduduki peringkat ke-383 dunia dan posisi pertama di Indonesia. Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dari tahun sebelumnya, di mana UGM berada di peringkat 476 dunia dan posisi keempat di Indonesia. Kenaikan posisi UGM ini mencerminkan peningkatan kontribusi universitas tersebut dalam aspek keberlanjutan, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun tata kelola. Selain UGM, terdapat sejumlah perguruan tinggi Indonesia lainny...