Langsung ke konten utama

"One Day One Affirmation" oleh Raisa Kamila: Menanamkan Semangat Positif Sejak Dini di Panti Asuhan Taqwa Al Qolbi

Dalam upaya menanamkan semangat positif dan membangun kepercayaan diri anak-anak sejak dini, Raisa Kamila menyelenggarakan kegiatan bertajuk “One Day One Affirmation” di Panti Asuhan Taqwa Al Qolbi. Kegiatan ini diikuti oleh 12 anak-anak berusia 7–12 tahun serta pemilik panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan mental dan emosional anak-anak panti.

Melalui sesi interaktif dan penuh semangat, Raisa menjelaskan pentingnya afirmasi positif, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, serta cara sederhana menerapkannya. Anak-anak diajak untuk membiasakan diri menulis atau mengucapkan kalimat afirmatif seperti “Aku berani”, “Aku bisa belajar dengan baik”, atau “Aku berharga” setiap pagi saat bangun dan malam sebelum tidur.

Kegiatan ini juga diisi dengan praktik menulis afirmasi harian menggunakan alat tulis yang dibagikan secara langsung. Anak-anak diajak menulis dalam buku harian, note tempel di dinding kamar, atau hanya sekadar melafalkan afirmasi sebagai rutinitas harian mereka.

Setelah sesi afirmasi, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama dan pembagian paket alat tulis, buku bacaan, serta kebutuhan lainnya sebagai bentuk dukungan untuk pendidikan dan kesejahteraan anak-anak panti.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak Panti Asuhan Taqwa Al Qolbi dapat terus bertumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, penuh semangat, serta terbiasa menanamkan pikiran positif dalam kehidupan sehari-hari.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...