Langsung ke konten utama

Azki Shafaat Az Zahra, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Melaksanakan Sosialisasi Etika Komunikasi Murid dan Guru di SMK Walisongo Rambipuji

 


Azki Shafaat Az Zahra, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, melaksanakan program sosialisasi etika komunikasi murid dan guru di SMK Walisongo Rambipuji, Jember, Jawa Timur. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa baru dengan tujuan membentuk kebiasaan berkomunikasi yang santun, menghargai, dan penuh etika antara murid dan guru.

Dalam sosialisasi ini, siswa diberikan pemahaman mengenai hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat berkomunikasi dengan guru, baik secara langsung maupun melalui pesan. Beberapa di antaranya adalah memberikan salam, memperkenalkan diri, meminta izin dengan sopan, menjelaskan tujuan komunikasi, hingga menunjukkan rasa hormat dalam setiap percakapan.

Lebih jauh, program ini juga menekankan etika di dalam kelas, seperti cara meminta izin keluar ruangan, masuk kelas saat guru sudah hadir, hingga sikap saat mendengarkan penjelasan guru atau menyampaikan pertanyaan. Dengan adanya pembiasaan tersebut, diharapkan tercipta suasana belajar yang kondusif, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai.

Menurut Azki, membangun komunikasi yang sehat antara murid dan guru merupakan langkah penting untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. “Komunikasi yang baik bukan hanya soal berbicara, tetapi juga bagaimana kita bisa menghargai, memahami, dan menciptakan hubungan yang penuh rasa hormat,” ujarnya.

Melalui program ini, siswa diharapkan dapat menumbuhkan rasa toleransi, saling menghormati, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan guru. Hal ini menjadi pondasi penting bagi terciptanya lingkungan sekolah yang positif, produktif, dan mendukung pencapaian prestasi.

Komentar

  1. Keren banget kk Zahra, kita harus menghormati Guru karena tanpa guru kita bukan lah apa-apa guru adalah pejuang tanpa tanda jasa.

    BalasHapus
  2. keren banget kakk, sangat menginspirasi

    BalasHapus
  3. Masyaallah keren sekali kak semoga selalu menebarkan hal positif ✨

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...