Langsung ke konten utama

Leady Annisa Nurfadilah, Duta Motivator Pendidikan Hadirkan “Pohon Cita-Cita & Literasi Emosional” di SDN 84/VIII Purwoharjo

 


Leady Annisa Nurfadilah, selaku Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI), sukses menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Pohon Cita-Cita & Literasi Emosional” di SDN 84/VIII Purwoharjo, Rimbo Bujang, Kab. Tebo, Provinsi Jambi. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa dan 2 guru pendamping dengan penuh antusias.

Mengusung konsep interaktif, anak-anak diajak untuk menuliskan cita-cita mereka lalu menempelkannya di “pohon harapan” sebagai simbol bahwa setiap impian dapat tumbuh dan berkembang jika dirawat dengan semangat. Tidak hanya itu, melalui sesi literasi emosional, mereka juga belajar mengenal, memahami, serta mengelola emosi. Hal ini penting agar generasi muda memiliki mental tangguh dalam meraih mimpi besar.

“Kegiatan ini bukan sekadar menulis cita-cita, tapi juga menanamkan nilai keteladanan, membangun harapan, dan melatih kekuatan dari dalam diri. ✨ Mimpi tumbuh. Hati menguat. Anak hebat pun lahir,” ujar Leady Annisa Nurfadilah.

Program ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi siswa-siswi SDN 84/VIII Purwoharjo, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memiliki impian dan menjaga kesehatan emosional sejak dini.

Komentar

  1. Tetap menjadi sobat inspiratif kakk 😍

    BalasHapus
  2. artikel ini bikin aku ikutan termotivasi, bukan cuma buat anak SD aja tapi juga kita yang baca, semoga makin banyak kegiatan positif kaya gini 😍

    BalasHapus
  3. Dengan artikel yang saya baca ini, semakin membuat saya merasa bahwa kita bercita-cita harus mulai dari usia dini karena kedepannya kita masih belum tau untuk menjadi apa, semangat juga untuk Kaka yang sudah memberikan wawasan dan inspirasi kepada adik-adik yang masih ada di bangku sekolah dasar 👏👏

    BalasHapus
  4. Artikel ini sangat memotivasi untuk kami, sangat mengedukasi dan bermanfaat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...