Langsung ke konten utama

Nanda Mariyatul, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Hadir di Ponpes Al Nahda Majalengka: Tips Menumbuhkan Skill Public Speaking untuk Santri

Public speaking adalah salah satu keterampilan penting yang dapat menunjang kepercayaan diri dan keberhasilan seseorang di masa depan. Menyadari hal tersebut, Nanda Mariyatul Qibtiyyah, selaku Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI), hadir memberikan motivasi dan pelatihan dengan tema “Tips Menumbuhkan Skill Public Speaking” kepada santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Nahda, Majalengka.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta, terdiri dari 18 santri dan santriwati, serta didampingi oleh 4 ustadz/ustadzah dan 2 ketua yayasan.

Dalam penyampaian materinya, Nanda menekankan bahwa public speaking bukan sekadar berbicara di depan umum, tetapi juga seni menyampaikan pesan dengan percaya diri, terstruktur, dan mampu menginspirasi audiens. Para peserta diajak tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkan public speaking sehingga dapat melatih keberanian dan rasa percaya diri mereka.

Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan dapat lebih percaya diri, mampu menyampaikan gagasan secara jelas, serta siap menghadapi berbagai tantangan komunikasi di era modern. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Santri dan santriwati tampak antusias ketika diminta mempraktikkan berbicara di depan teman-temannya, dengan bimbingan langsung dari pemateri.

Komentar

  1. saya sangat setuju terkait hal yang sudah di sampaikan.karena memang,public speaking itu akan berguna sekali saat nanti kita sudah bekerja.

    BalasHapus
  2. yap dengan adanya kegiatan seperti ini speak up dalam public speaking Dapat terlatih dan memiliki pengalaman yang luas

    BalasHapus
  3. kerenn!!, publik speaking sangat melatih keberanian dan bikin kita percaya diri.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...