Langsung ke konten utama

Alifa Athanesia Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Gelar Sosialisasi “Power For Good” di SDN Wanajaya 01, Cibitung

 

Cibitung, 14 Oktober 2025 — Alifa Athanesia, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, mengadakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Power For Good” di SDN Wanajaya 01, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 37 siswa-siswi kelas 5 dan bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman tentang pentingnya menggunakan “kekuatan untuk kebaikan” dalam menghentikan tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Dalam sesi ini, Alifa menjelaskan secara rinci jenis-jenis perundungan, contoh kasus yang sering ditemui di sekolah, serta dampak negatif bullying bagi korban maupun pelaku. Para siswa juga diajak untuk mengenali tanda-tanda perundungan dan dilatih untuk berani melawan serta melaporkan perilaku tersebut kepada guru atau orang dewasa yang dapat dipercaya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan sharing pengalaman yang mendorong siswa untuk lebih peka dan saling mendukung satu sama lain. Melalui program “Power For Good”, Alifa berharap para siswa dapat menggunakan pengaruh dan kekuatan mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan positif.

Komentar

  1. Semangat trus kakak mengamalkan ilmunya berkah selalu

    BalasHapus
  2. sangat memotivasi dan semoga ilmu yang diberikan bermanfaat😻

    BalasHapus
  3. Wihhh kerenn bngt sangat menginspirasi dan memberikan ilmu yang bermanfaat sebagai dasar ke depannya😊🙌🏻

    BalasHapus
  4. WAHHH SANGAN KERENN DAN INSPIRASI

    BalasHapus
  5. Inspiratif! Duta Motivator Pendidikan emang top. ✨

    BalasHapus
  6. Kegiatan ‘Power For Good’ ini sangat bermanfaat. Penjelasan Kak Alifa mudah dipahami dan membuat siswa lebih sadar tentang dampak bullying. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar sekolah menjadi lingkungan yang lebih aman dan positif.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...