Langsung ke konten utama

Auliyah Putri Kirana, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Gelar Sosialisasi “Rasa Tidak Nyaman Dapat Membuat Dirimu Berkembang” di SMK As-Salafiyah Plumbon

 

Auliyah Putri Kirana, Duta Motivator Pendidikan Indonesia 2025, telah melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Rasa Tidak Nyaman Dapat Membuat Dirimu Berkembang (COMFORT ZONE MAP)” di SMK As-Salafiyah Plumbon, Jl. Kisabalanang No. 8, Bodesari, Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta dari siswa kelas 10 MP KI 2.

Dalam kegiatan ini, Auliyah memperkenalkan konsep Comfort Zone Map, yaitu peta sederhana untuk memahami bagaimana zona nyaman, zona belajar, hingga zona pertumbuhan bisa memengaruhi perkembangan diri. Melalui penjelasan interaktif, peserta diajak memahami bahwa rasa tidak nyaman bukan untuk dihindari, tetapi dapat menjadi sinyal bahwa diri sedang berkembang.

Auliyah juga mengajak siswi untuk berani mengambil langkah kecil keluar dari zona nyaman, seperti mencoba presentasi di depan umum, tidak menyerah setelah kegagalan pertama, serta memberi kesempatan pada diri untuk melihat peluang baru. Ia menekankan bahwa menahan diri dalam zona nyaman justru dapat menjadi “penjara” yang membatasi potensi diri.

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri, dan pola pikir bertumbuh pada remaja, sehingga mereka mampu menghadapi tantangan belajar maupun kehidupan dengan sikap tangguh dan optimis.

Komentar

  1. Kak? Inovasinya keren, dari judul dan ringkasan kecil aja pembahasannya cukup menarik. Terus berkembang kak👏🏻

    BalasHapus
  2. Kerenn banget kakk, memotivasi banget 🤩🤩

    BalasHapus
  3. Keren banget kak
    Pembahasan yang di berikan pernah terjadi di diri saya sendiri

    BalasHapus
  4. sangat menginspirasi, semoga kedepannya semakin banyak inovasi dan pengembangan yang dipaparkan ke masyarakat luas melalui forum seperti ini

    BalasHapus
  5. MasyAallahhhh,,benarr sekali kak ,kita sebagai anak muda atau anak pelajar harus keluar dari zona nyaman,harus berani nekat untuk masa depan yang indah

    BalasHapus
  6. Kegiatannya keren banget kakkk... Karena kak Auliyah berhasil ngajak para siswi buat lebih berani keluar dari zona nyaman dan percaya sama kemampuan diri sendiri. Materinya simple tapi ngena, dan pasti bermanfaat banget buat perkembangan diri para Pendidik. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bermanfaat untuk banyak Pendidik di Indonesia.

    BalasHapus
  7. Keren banget konsep sosialisasi nyaa, terus berkembang yaa kakk

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...