Langsung ke konten utama

Dian Zulfa Kameliatul Huda, Duta Motivator Pendidikan Indonesia AKSARA KITA: “Mengenal Dunia Lewat Bacaan, Menyatukan Kita Lewat Tulisan”

 

Karawang, 6 November 2025 — Dalam upaya menumbuhkan semangat literasi di kalangan generasi muda, Dian Zulfa Kameliatul Huda selaku Duta Motivator Pendidikan Indonesia menggelar kegiatan bertajuk “AKSARA KITA: Mengenal Dunia Lewat Bacaan, Menyatukan Kita Lewat Tulisan” di MTs Nihayatul Amal, Jalan Kaum Ash Shodiqin, Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang diikuti oleh 400 siswa-siswi MTs Nihayatul Amal ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran pentingnya literasi sebagai kunci memahami dunia dan mengekspresikan gagasan. Acara ini juga berkolaborasi dengan Duta Generasi Berencana (Genre) dan Duta Baca, menghadirkan sinergi lintas bidang untuk memperkuat gerakan literasi di lingkungan pelajar.

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk berpikir kritis, memperluas wawasan, serta membangun empati lewat kekuatan kata. AKSARA KITA tidak hanya menjadi ajang berbagi karya, tetapi juga ruang yang menyatukan ide, rasa, dan manusia, melahirkan generasi yang cerdas, reflektif, dan berdaya melalui literasi.

Dian menambahkan bahwa aksara adalah simbol kehidupan dan kesadaran. Di dalamnya, ide tumbuh, rasa berpadu, dan manusia terhubung oleh makna. Setiap bacaan membuka jendela dunia baru, sementara setiap tulisan meneguhkan identitas dan keberanian untuk bersuara.

Dengan semangat tersebut, AKSARA KITA diharapkan mampu menjadi gerakan literasi yang berkelanjutan, menanamkan nilai bahwa membaca dan menulis bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan jalan untuk mengenal diri, memahami sesama, dan membangun masa depan bangsa yang beradab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...