Langsung ke konten utama

Duta Motivator Pendidikan, Danu Fawwaz Pramudya Hazbi Kolaborasi dengan Second Winner Duta Pesona Indonesia, Ajak Siswa SMPN 22 Pesawaran Kembangkan 5 Pilar Kompetensi Global

Pesawaran, 24 Oktober 2025 — Dalam semangat membangun generasi muda yang adaptif dan berdaya saing global, Danu Fawwaz Pramudya Hazbi, Duta Motivator Pendidikan Indonesia 2025, berkolaborasi dengan Second Winner Duta Pesona Indonesia, menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “5 Pilar Kompetensi Global: Skill yang Harus Dimiliki Anak Muda Sekarang” di UPTD SMPN 22 Pesawaran.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 40 siswa kelas 9 dan dikemas secara interaktif melalui seminar sarasehan, sesi tanya jawab, serta praktik langsung mengenai keterampilan penting abad ke-21, seperti public speaking, leadership, literasi digital, dan bahasa Inggris.

Dalam penyampaiannya, Danu mengajak peserta untuk memahami pentingnya growth mindset—cara berpikir terbuka terhadap pembelajaran dan perubahan. Ia menekankan bahwa kompetensi global bukan hanya tentang kecerdasan akademik, tetapi juga tentang kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan beradaptasi di tengah perkembangan zaman yang cepat.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keterampilan global, memperkuat karakter kepemimpinan, serta termotivasi untuk menjadi pelajar progresif yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...