Langsung ke konten utama

Muhammad Zhulfan, DMPI Bersama KKN Vishva Vardhana UNUSIA Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Kawung Luwu

 

Bogor, 11 November 2025 — Dalam rangka membangun lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan, Muhammad Zhulfan Ramadhan, selaku Duta Motivator Pendidikan 2025, mengadakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Kawung Luwu, Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan tim KKN Vishva Vardhana Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) dan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 8, 10, dan 11 November 2025.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya menghargai, menghormati, dan menyayangi sesama teman di lingkungan sekolah.
Melalui sesi interaktif dan edukatif, para siswa diajak untuk:

  • Mengenal apa itu bullying dan memahami dampak buruknya,

  • Mempelajari cara menjadi teman yang baik dan peduli, serta

  • Mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan jika melihat tindakan perundungan di sekitar mereka.

Sosialisasi ini dikemas dengan cara menyenangkan dan komunikatif, melalui cerita, simulasi, serta maskot edukatif “Ceri dan Dika”, yang menjadi simbol ajakan bagi siswa untuk berani berkata:“Aku teman baik, bukan pembuli!” Muhammad Zhulfan Ramadhan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah kecil yang membawa perubahan besar bagi para siswa.

Komentar

  1. Saya merasa bangga melihat para duta motivator melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi bullying, sebagai upaya bersama membangun budaya sekolah yang sehat, inklusif, dan bebas kekerasan

    BalasHapus
  2. Edukasi tentang anti bullying memang perlu di sosialisasikan kepada anak anak sekarang mengingat banyak sekali berita berita sekarang tentang bullying, terima kasih kakak kakak sudah menerapkan program ini!

    BalasHapus
  3. Edukasi tentang bullying ini memang harus di pahami dan dipelajari dari sejak dini, agar bullying tidak dibenarkan dan dinormalisasikan

    BalasHapus
  4. Sosialisasi yang luar biasa, Cara penyampaian yang interaktif dan juga penggunaan maskot edukatif membuat siswa lebih mudah memahami bahaya bullying.Terima kasih telah menghadirkan kegiatan positif yang membangun karakter anak sejak dini. Semoga membawa dampak besar bagi lingkungan sekolah

    BalasHapus
  5. sangat sangat menginspirasi banyak orangg ‼️😍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...