Langsung ke konten utama

Program Gen Speak Up Gelar Lanjutan Pelatihan Pidato Siswa di Dua SD Kabupaten Agam

 

AGAM, 1 November 2025 — Suasana pagi di SDN 09 Pakan Sinayan dan SDN 21 Koto Tuo terlihat semarak saat siswa mengikuti lanjutan pelatihan pidato dalam program Gen Speak Up. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi siswa untuk langsung mempraktikkan teknik pidato yang telah dipelajari pada pertemuan pertama Sabtu, 25 Oktober 2025.

Pertemuan lanjutan ini fokus pada praktik pidato, di mana setiap siswa tampil satu persatu membawakan pidato pendek sesuai tema pilihan mereka. Pembicara, Indah Gusti Safitri, Duta Motivator Pendidikan Indonesia membimbing siswa/siswi mulai dari pengaturan intonasi, sikap tubuh, kontak mata, hingga tempo bicara. Pelatihan dilaksanakan di SDN 09 Pakan Sinayan dan dilanjutkan di SDN 21 Koto Tuo.

Kepala SDN 21 Koto Tuo, Mardayuza Yurizal, menambahkan “Program ini sangat bermanfaat bagi siswa. Semoga Indah, selaku Duta Motivator Pendidikan Indonesia, dapat kembali melaksanakan pelajaran tambahan di sini sehingga kegiatan ekskul pidato tetap berjalan lancar.”Diadakan kegiatan ini menunjukkan kemajuan siswa, yang kini tampil lebih percaya diri, dan program Gen Speak Up akan berlanjut setiap minggu untuk terus melatih keberanian berbicara di depan umum.

Komentar

  1. Masyaallah tabarakallah, semoga saya juga bisa memotivasi anak-anak seperti kak Indah

    BalasHapus
  2. Program yang hebat semoga dapat membrikan motivasi kepada anak anak

    BalasHapus
  3. Keren, termotivasi kak jadinya untuk lebih berdampak terutama di dunia pendidikan.

    BalasHapus

  4. “Salut! Kegiatan ini benar-benar membantu mengasah kemampuan komunikasi siswa.”

    BalasHapus
  5. Tidak hanya ilmu saja yang disampaikan tetapi kemampuan lain juga harus dikenalkan😊🥰 kerennn

    BalasHapus
  6. Kegiatannya keren, bisa memotivasi yang lain juga untuk memberikan manfaat yang positif

    BalasHapus
  7. saya suka banget artikel ini menggabungkan belajar cerdas dan kesehatan mental. bagus ‼️

    BalasHapus
  8. waww keren sekali, saya jadi termotivasi sama kakaknya, ternyata Kita satu provinsi kak😍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...