Langsung ke konten utama

Semangat Peserta MDTA Al Ihsan Galudua Meningkat pada Pertemuan Kedua “Shujaa’ Kids – Bela Diri Shubuh”

 

Minggu, 26 Oktober 2025 - Pertemuan kedua program “Shujaa’ Kids – Bela Diri Shubuh” kembali digelar pada Minggu pagi, 26 Oktober 2025, di Lapangan SMA IV Koto. Dibandingkan latihan perdana, peserta terlihat lebih percaya diri dan mampu mengikuti instruksi dengan lebih baik.

Pada pertemuan ini, indah selaku pelatih karate dari duta motivator pendidikan Indonesia memperkenalkan kombinasi gerakan yang lebih kompleks, meliputi perpaduan pukulan, kuda-kuda, serta gerakan elakan yang bertujuan meningkatkan respons motorik dan kemampuan perlindungan diri. Memasuki sesi inti, peserta diminta memperagakan kembali gerakan dasar secara mandiri untuk melihat sejauh mana pemahaman mereka. Hasilnya, sebagian besar anak mampu menunjukkan ketepatan gerakan yang lebih baik daripada pertemuan sebelumnya.

Pada Latihan ini, dilanjutkan dengan kumite berpasangan, yaitu latihan saling pukul dan tangkis secara terkontrol. Sesi ini dilakukan dengan pengawasan ketat instruktur untuk memastikan keamanan. Anak-anak terlihat antusias mencoba kombinasi serangan dan tangkisan, sekaligus belajar mengatur jarak, fokus, serta kerja sama dengan pasangan latihan mereka. Peningkatan disiplin dan keberanian peserta terlihat jelas. Banyak anak yang pada pertemuan pertama masih pemalu, kini lebih berani tampil ke depan dan mengikuti kumite dan kihon dengan percaya diri. Suasana latihan tetap kondusif meski intensitas gerakan meningkat.

Dewi salah satu orang tua peserta, menambahkan “Saya berharap latihan seperti ini bisa terus berjalan. Kalau di rumah, anak sering main HP. Dengan karate, waktunya terisi untuk olahraga, belajar disiplin, dan jadi lebih berani,” tuturnya.

Bela Diri Karate ini diharapkan terus dilaksanakan setiap minggu dan menjadi ruang positif bagi anak-anak MDTA Al Ihsan Koto Tuo untuk membangun keberanian, ketangkasan, serta karakter yang lebih baik.

Komentar

  1. Kegiatan yang menyenangkan 😻 sangat ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul sekali kk Terimakasih kk

      Hapus
    2. Wihh next aku ya kak biar bisa seperti kakakk🥰🙌🏻 sangat fun sekali

      Hapus
  2. keren sekali selain dilatih untuk aktif di bidang akademik, ada pula aktif dalam non akademik nyaa🫶🏻

    BalasHapus
  3. masyallah ih sukak banget sama kegiatan yang dilakukan kaka nya , bismillah next time aku , amin...

    BalasHapus
  4. Keren banget masyaallah semangat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...