Langsung ke konten utama

Susilawati dan Nazwa Afsakilla, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Ajak Anak Sekolah Dasar Cegah Bullying Lewat Edukasi Empati

 

Medan, 31 Oktober 2025 — Susilawati dan Nazwa Afsakilla, Duta Motivator Pendidikan Indonesia angkatan 5, melaksanakan kegiatan edukatif bertema “STOP BULLYING, START EMPATHY” di SD Bina Sejahtera, Jalan Sunggal No. 320, Medan Sunggal. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 SD dengan penuh antusiasme.

Melalui kegiatan ini, Susilawati mengajak anak-anak untuk memahami apa itu bullying, mengenali bentuk-bentuknya, serta memahami dampak buruk yang ditimbulkan bagi korban. Dengan pendekatan interaktif, anak-anak diajak menonton video edukasi, berdiskusi ringan, dan berbagi pengalaman agar mereka lebih peka terhadap perasaan teman di sekitarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, peserta juga mendapatkan reward berupa buku untuk menumbuhkan semangat belajar positif. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan, tawa, dan refleksi  menguatkan pesan bahwa menghentikan bullying dimulai dari membangun empati.

Melalui inisiatif ini, Duta Motivator Pendidikan Indonesia berkomitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan empati di lingkungan pendidikan demi menciptakan sekolah yang lebih sehat dan harmonis bagi semua anak.

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Terima kasih generasi muda untuk lebih peka dan menghargai sesama. Edukasi anti bullying benar-benar dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman

    BalasHapus
  3. Masyaallah tabarakallah.. terimakasih telah mengedukasi tntng bullying yang sangat marak terjadi akhir-akhir ini kak. Semangat para generasi muda Indonesia khususnya para duta duta hebat

    BalasHapus
  4. kerenn, karena dapattt mengajari anak anak yang mungkin pengetahuan tentang bullying blm sepenuhnya mereka kuasai, melalui proses tersebut anak anak bisa lebih bijak memahami arti dari bullying tersebut

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Kegiatannya menurut aku bagus banget karena anak-anak jadi lebih ngerti apa itu bullying dan kenapa mereka harus saling menghargai. Cara penyampaiannya juga keliatan seru, apalagi ada video dan diskusi yang bikin mereka lebih berani cerita. Hadiah bukunya juga pasti bikin anak-anak makin semangat. Semoga kegiatan seperti ini terus ada biar sekolah makin jadi tempat yang aman dan nyaman buat semua.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...