Langsung ke konten utama

Susilawati dan Nazwa Afsakilla, Sosialisasi “Cara Menjaga Kesehatan Mental di Usia Remaja” di MAS Tarbiyah Islamiyah

 

Hamparan Perak, 31 Oktober 2025 — Dalam rangka menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan pelajar, Susilawati dan Nazwa Afsakilla, Duta Motivator Pendidikan Indonesia angkatan 5, melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Cara Menjaga Kesehatan Mental di Usia Remaja” di MAS Tarbiyah Islamiyah, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 7, Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 siswa-siswi kelas 11 MAS yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam sosialisasi ini, para remaja diajak untuk lebih mengenal diri sendiri, memahami emosi, dan berani meminta bantuan ketika menghadapi tekanan. Ia menjelaskan bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik, karena keduanya berpengaruh langsung terhadap prestasi dan kesejahteraan diri.

Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya dukungan sosial dan empati antar teman sebaya, yang dapat membantu remaja menghadapi tantangan hidup tanpa merasa tertekan. Melalui kegiatan ini, Duta Motivator Pendidikan Indonesia berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang sehat secara mental, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan dengan optimisme.

Komentar

  1. Menjaga kesehatan mental di usia remaja memang sangat penting, karena memberikan ruang bagi remaja untuk memahami perasaannya dan tumbuh dengan lebih sehat. Program ini yang penuh manfaat. Semoga para siswa semakin berani mengenal diri mereka, mengelola emosi, dan mencari dukungan saat membutuhkan.

    BalasHapus
  2. Edukasi dan sosialisasi kesehatan mental remaja ini sangatt bermanfaat semoga menjadi langkah awal perubahan yang lebih besar. Semoga langkah kecil ini membantu menciptakan generasi yang lebih kuat, sadar, dan peduli akan kesehatan diri

    BalasHapus
  3. waw ini adalah materi sosialisasi yang sangat dibutuhkan, karena di era sekarang banyak remaja yang sulit untuk memahami diri sendiri dan menjaga kesehatan mental.

    BalasHapus
  4. Kesehatan mental sangatlah penting apalagi di usia remaja, maka dengan di adakannya program tersebut anak anak remaja bisa mengenali diri mereka lebih dalam.

    BalasHapus
  5. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi remaja. Edukasi tentang kesehatan mental memang sangat diperlukan agar pelajar lebih peka terhadap diri sendiri dan teman sebayanya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...