Langsung ke konten utama

Atha Okinaya, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Gelar Sosialisasi “Membangun Karakter, Menyiapkan Masa Depan” di Kelurahan Purwantoro, Kota Malang

 

Malang — Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan karakter generasi muda melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Membangun Karakter, Menyiapkan Masa Depan”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Atha Okinaya, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 08.00–10.00 WIB, bertempat di Kantor Kelurahan Purwantoro, Jl. Tembaga No. 3, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Kelurahan Purwantoro, dengan total peserta sebanyak 10 anggota Forum Anak dan didampingi oleh 5 fasilitator. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif sebagai fondasi penting dalam menyiapkan masa depan anak sejak dini.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dan berurutan. Acara diawali dengan pembukaan sebagai tanda dimulainya kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya, Atha Okinaya memperkenalkan diri sekaligus menyapa peserta guna menciptakan suasana yang akrab, hangat, dan kondusif.

Memasuki acara inti, pemateri menyampaikan materi sosialisasi yang menekankan pentingnya pembangunan karakter sebagai dasar dalam menyiapkan masa depan anak. Materi disampaikan secara komunikatif, interaktif, serta disesuaikan dengan usia dan kondisi peserta agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya, menyampaikan pendapat, serta berdiskusi terkait nilai-nilai karakter yang telah dipaparkan. Untuk menjaga semangat dan konsentrasi peserta, kegiatan juga diselingi dengan ice breaking berupa permainan ringan yang melibatkan seluruh peserta.

Sebagai bentuk dokumentasi dan kebersamaan, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, kemudian ditutup dengan doa penutup sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat:

  1. Meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan peduli sosial.

  3. Mendorong anak untuk menerapkan perilaku berkarakter baik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

  4. Membentuk anggota Forum Anak Kelurahan yang percaya diri, berakhlak, dan siap menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...