Langsung ke konten utama

Sosialisasi Pencegahan Cyberbullying dan Pembentukan Etika Digital

 

Penulis : Rahmawati Yunus

Kegiatan sosialisasi bertema "Pencegahan Cyberbullying dan Pembentukan Etika Digital" dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya bersikap bijak di dunia digital. Kegiatan ini menyasar siswa SMP yang aktif menggunakan media sosial dan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi ini dipandu langsung oleh Rahmawati Yunus sebagai Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 6 dan diikuti oleh siswa SMP 15 Gorontalo. Selama kegiatan berlangsung, siswa berpartisipasi aktif dalam mengikuti materi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang disampaikan oleh pemateri.

Sosialisasi pencegahan cyberbullying dan pembentukan etika digital dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan berlangsung sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan diikuti oleh 40 siswa dari awal hingga akhir kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP 15 Gorontalo sebagai salah satu bentuk kerja sama dalam pelaksanaan program edukasi bagi siswa di lingkungan sekolah.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Duta Motivator Pendidikan Indonesia dengan tujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya cyberbullying serta pentingnya etika digital agar siswa mampu menggunakan media digital secara bijak, bertanggung jawab, dan saling menghargai.

Komentar

  1. Terimakasih sdh bersedia sosialisasi di SMP 15 ya syg... Ilmunya sangat menarik dan bermanfaat buat anak2, kedepannya biar bsa berbagi ilmu di sekolah lagi ya, dgn peserta yg lebih banyak_Ibu Fatma

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...