Langsung ke konten utama

Zakian Nafis, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Hadirkan Inovasi Edukatif Anti-Bullying untuk Generasi Berkarakter di SDN 01 Giri Harjo

 


Way Kanan, 27 Januari 2026 — Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif bertema “Inovasi Edukatif Anti-Bullying untuk Generasi Berkarakter” yang dilaksanakan di SDN 01 Giri Harjo, Giri Harjo, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Zakian Nafis, anggota Duta Motivator Pendidikan Indonesia, dan diikuti oleh 25 siswa/siswi SDN 01 Giri Harjo. Program edukasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran serta pemahaman siswa mengenai pentingnya sikap saling menghormati, menyayangi, dan menghargai perbedaan di lingkungan sekolah.

Melalui pendekatan edukatif yang komunikatif dan ramah anak, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying beserta dampak negatif yang dapat ditimbulkannya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu, siswa juga didorong untuk memiliki keberanian dalam bersikap baik, menolak perilaku bullying, serta melaporkan kejadian yang tidak benar kepada guru atau pihak sekolah.

Zakian Nafis menyampaikan bahwa edukasi anti-bullying perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli, berempati, dan bertanggung jawab. “Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat menjadi agen kebaikan di lingkungan sekolahnya masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak baik serta menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan inklusif di SDN 01 Giri Harjo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...