Langsung ke konten utama

Aditia Syamsul Wahab dan Soleh, DMPI Gelar Sosialisasi Pentingnya Menjaga Etika Taatkrama dan Motivasi Belajar

 

Majalengka, 13 Februari 2026 — Aditia Syamsul Wahab, Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI), menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Menjaga Etika Taatkrama dan Motivasi Belajar” di MTs Negeri 10 Majalengka yang berlokasi di Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa/i dengan jumlah peserta sekitar ±300 orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya bersikap sopan, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah. Dalam era yang penuh tantangan dan perkembangan teknologi yang pesat, pembentukan karakter menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berintegritas.

Dalam penyampaian materinya, Aditia Syamsul Wahab menekankan bahwa etika dan tata krama bukan hanya sekadar aturan formal, tetapi merupakan cerminan karakter dan jati diri seorang pelajar. Sikap santun terhadap guru, orang tua, dan sesama teman menjadi kunci terciptanya lingkungan belajar yang harmonis dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan ini Soleh, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3, yang memberikan penguatan materi dan motivasi kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh akhlak, kedisiplinan, serta konsistensi dalam belajar.

Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain:

  • Menumbuhkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga etika dan tata krama dalam pergaulan sehari-hari.

  • Membentuk karakter siswa yang santun, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

  • Meningkatkan motivasi belajar peserta agar lebih giat, tekun, dan percaya diri dalam meraih prestasi.

Melalui kegiatan ini, Duta Motivator Pendidikan Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam karakter dan moralitas. Dokumentasi kegiatan dapat diakses melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...