Langsung ke konten utama

Isma Anis Saputri dan Wilda Anggita Putri (DMPI) Gelar Sosialisasi “Aksi Anti Bullying” di SMP Negeri B. Srikaton

 

Musi Rawas — Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Isma Anis Saputri dan Wilda Anggita Putri (DMPI Batch 4) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Aksi Anti Bullying” pada Selasa, 03 Februari 2026 di SMP Negeri B. Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX dari seluruh lokal sebanyak 40 siswa/siswi dan berlangsung dengan diskusi aktif serta sesi berbagi yang membangun empati dan kepedulian antar peserta.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari gerakan nyata pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. Kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga mendorong aksi dan komitmen bersama untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan saling menghargai. Peserta diajak memahami bahwa perundungan tidak bisa dianggap sebagai candaan biasa karena dapat berdampak serius pada kenyamanan dan perkembangan siswa.

Dalam sesi interaktif, siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, keluhan, dan pandangan mereka terkait perundungan. Tim pemateri juga memberikan penguatan karakter agar siswa terbiasa berpikir positif sebelum bertindak, serta menumbuhkan keberanian untuk melapor atau membela teman ketika melihat tindakan perundungan, bukan hanya menjadi penonton diam.

Adapun tujuan utama kegiatan meliputi membangun kesadaran siswa tentang bullying, menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan aman, serta melatih keberanian siswa untuk bertindak dan saling melindungi satu sama lain. Sekolah diharapkan benar-benar menjadi rumah kedua yang membuat peserta didik merasa nyaman dan terlindungi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...