Langsung ke konten utama

Kiki Fatmawati, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Gelar Seminar “Cerdas Berdigital” di SMP Muhammadiyah 6 Pule

 

Trenggalek — Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Kiki Fatmawati, menyelenggarakan seminar bertajuk “Cerdas Berdigital: Bijak Bermedsos, Jago Bicara, serta Tunjukkan Potensimu” pada Kamis, 05 Februari 2026 di SMP Muhammadiyah 6 Pule, Jl. Amd Manunggal XXVIII, Pule, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX sebagai bentuk penguatan literasi digital di kalangan pelajar.

Seminar ini dihadirkan sebagai respon terhadap perkembangan dunia digital yang semakin pesat, di mana media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan pelajar. Melalui program inovasi “Cerdas Berdigital”, peserta mendapatkan pembekalan mengenai cara menggunakan media sosial secara bijak, positif, dan produktif, sekaligus menjadikannya sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri sesuai peran sebagai pelajar.

Kegiatan ini turut didukung oleh Selvia Kasrotunni’mah (Duta MAN 1 Trenggalek Periode 2025/2026). Adapun tujuan utama kegiatan meliputi peningkatan pemahaman literasi digital yang aman dan bertanggung jawab, pengenalan media sosial sebagai ruang ekspresi potensi dan kreativitas, mendorong pemanfaatan media digital yang edukatif dan produktif, membangun kesadaran akan risiko serta dampak penggunaan media sosial, serta menguatkan peran pendampingan berbagai pihak dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter di ruang digital.

Seminar ini dihadiri oleh 66 peserta, terdiri dari 55 siswa/siswi, 4 guru, 2 duta, dan 1 tim dokumentasi. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi pemaparan materi, diskusi, serta praktik komunikasi singkat untuk melatih kepercayaan diri peserta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...