Langsung ke konten utama

Personal Branding Muslimah: Lum Catun Nasiroh Ajak Muslimah Jadi Versi Terbaik di Talk Show Rahmatul Hijrah

 

Penulis : Lum Catun Nasiroh

SEMARANG – Menjadi muslimah yang berkarakter di era digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Hal ini ditekankan oleh Lum Catun Nasiroh dalam acara Muslimah Talk Show yang diadakan oleh Komunitas Rahmatul Hijrah (RH), Sabtu malam (14/02/2026).

Membawakan tema "Personal Branding: Be the Best Version of Your Muslimah Self", Lum Catun berbagi tips praktis tentang cara membangun citra diri yang positif. Sebagai sosok yang aktif sebagai Content Creator, Musyrifah Ponpes Unimus, sekaligus Duta Motivator Pendidikan Indonesia 2026, ia menegaskan bahwa personal branding bagi muslimah bukan soal mencari panggung atau pamer.

"Personal branding itu tentang kejujuran kualitas diri. Kita ingin dikenal sebagai muslimah yang seperti apa? Apakah yang solutif, yang cerdas, atau yang menginspirasi? Itulah yang harus kita asah dan tunjukkan," ujar Lum Catun di hadapan para peserta via Google Meet.

Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berlangsung interaktif. Lum Catun menjelaskan bahwa setiap muslimah punya potensi unik. Tugas utamanya adalah mengenali potensi tersebut dan berani menunjukkannya kepada dunia sebagai bentuk syiar yang modern.

Admin Rahmatul Hijrah selaku penyelenggara berharap sesi ini bisa membuka mata para anggota bahwa menjadi muslimah yang taat tetap bisa dibarengi dengan prestasi dan karya nyata di masyarakat.

Melalui diskusi ini, Lum Catun sukses membuktikan bahwa peran sebagai pendidik di pesantren dan aktivis pendidikan di level nasional bisa berjalan beriringan, selama kita tahu cara menempatkan diri dan membangun nilai diri yang kuat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...