Langsung ke konten utama

Salis Safira Ramadhona, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Gelar Sosialisasi “Mimpi Besar Dimulai dari Kertas Kecil” Dorong Siswa SD Berani Menetapkan Cita-Cita

 

Duta Motivator Pendidikan Indonesia kembali melaksanakan program sosialisasi dan motivasi pendidikan bagi pelajar sekolah dasar melalui kegiatan bertajuk “Mimpi Besar Dimulai dari Kertas Kecil, Kita Wujudkan Bersama (Dream Big, Start Small)” yang dibawakan oleh Duta Motivator Salis Safira Ramadhona. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 04 Februari 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai di SDN 013826 Sengon Sari, Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Program inovasi ini menyasar siswa-siswi kelas VI dengan fokus membangun kesadaran akan pentingnya memiliki mimpi, cita-cita, serta keberanian untuk memulai dari langkah-langkah sederhana. Kegiatan diikuti oleh 52 siswa dan didampingi oleh 2 guru.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pengenalan dan interaksi untuk menciptakan suasana hangat dan menyenangkan. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi motivasi mengenai arti mimpi, tujuan hidup, serta pentingnya percaya pada potensi diri. Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilengkapi dengan pemutaran video inspiratif, ice breaking, dan permainan sederhana yang menanamkan nilai mimpi, aksi, dan kebersamaan.

Pada sesi inti, siswa diajak menuliskan mimpi, cita-cita, harapan, dan doa mereka pada secarik kertas sebagai simbol langkah awal perwujudan tujuan. Tulisan tersebut kemudian dikolaborasikan dalam media visual “Pohon Mimpi”, yang merepresentasikan bahwa setiap mimpi memiliki nilai dan dapat tumbuh ketika dirawat dengan usaha dan dukungan bersama.

Adapun tujuan kegiatan ini meliputi:

  1. Menumbuhkan kesadaran siswa untuk memiliki mimpi dan mengenali potensi diri.

  2. Melatih keberanian memulai langkah kecil menuju cita-cita.

  3. Menanamkan nilai kerja sama dan saling mendukung.

  4. Membangun motivasi serta kepercayaan diri sejak dini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...