Langsung ke konten utama

EduTalk “Mindset dan Potensi Diri” Dorong Pelajar Berani Bermimpi dan Mengembangkan Potensi

 

Cianjur, Jawa Barat — Upaya menumbuhkan pola pikir positif serta kesadaran akan potensi diri di kalangan pelajar terus dilakukan melalui kegiatan edukatif. Salah satunya melalui kegiatan EduTalk: Mindset dan Potensi Diri yang diselenggarakan oleh Itsna Habibah Nur Asti Duta Motivator Pendidikan bersama Duta Pendidikan Jawa Barat 2026, dengan Rajab Ali Nurdin sebagai Ketua Angkatan. Kegiatan yang berlangsung di SMP IT Mandiri Bersemi pada 6 Maret 2026, ini diikuti oleh sekitar 250 siswa. 

Melalui kegiatan EduTalk: Mindset dan Potensi Diri, para pelajar diajak untuk memahami pentingnya memiliki pola pikir yang positif serta keberanian untuk bermimpi besar. Dalam sesi pemaparan materi, siswa diajak mengenali potensi terbaik yang ada dalam diri mereka serta memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan diri pelajar, sehingga mereka tidak takut untuk mencoba hal baru maupun menghadapi kegagalan dalam proses belajar dan berkembang. EduTalk ini sekaligus menjadi ruang berbagi inspirasi agar para pelajar semakin menyadari bahwa mimpi yang mereka miliki adalah sesuatu yang berharga dan layak diperjuangkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat semakin percaya pada kemampuan diri sendiri, berani bermimpi lebih besar, serta terus mengembangkan potensi yang mereka miliki untuk mencapai masa depan yang lebih baik. EduTalk ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki mindset berkembang (growth mindset), percaya diri, dan berdaya saing di masa depan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...