Langsung ke konten utama

Nayla Chairunnisa, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Gelar Sosialisasi “Sahabat Ceria” di SD Islam Al-Azhar 65 Payakumbuh

Payakumbuh, Sumatera Barat — Dalam upaya menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini, Nayla Chairunnisa, Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI) Batch 6, menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Sahabat Ceria” (Saling Menghargai, Bersama, Tanpa Bullying) pada 3 Februari 2026 di SD Islam Al-Azhar 65 Payakumbuh, Jalan Imam Bonjol No. 70, Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Kegiatan ini menyasar siswa-siswi kelas IV dengan tujuan menanamkan sikap saling menghargai, empati, serta membangun kebiasaan bersosialisasi yang baik di lingkungan sekolah. Program ini juga menjadi langkah edukatif dalam mencegah perilaku perundungan (bullying) sejak usia dini, sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan salam pembuka dan pengondisian siswa, kemudian dilanjutkan dengan ice breaking untuk meningkatkan semangat serta fokus siswa dalam mengikuti kegiatan. Selanjutnya, pemateri menyampaikan materi secara interaktif dan komunikatif dengan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep Sahabat Ceria, pentingnya sikap saling menghargai, empati terhadap sesama, serta bagaimana membangun kebersamaan di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan bentuk-bentuk perilaku bullying serta cara sederhana untuk mencegahnya.

Untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan dilanjutkan dengan nonton bersama video animasi edukatif yang mengandung pesan moral tentang persahabatan dan empati. Setelah itu, peserta mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi ringan untuk menggali pemahaman serta tanggapan mereka terhadap nilai-nilai yang disampaikan.

Melalui program Sahabat Ceria, diharapkan siswa dapat:

  • Menumbuhkan sikap saling menghargai antar teman.

  • Mengembangkan kemampuan bersosialisasi secara positif.

  • Menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama.

  • Mencegah perilaku mengejek dan perundungan di lingkungan sekolah.

  • Menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan.


Komentar

  1. Program 'Sahabat Ceria' ini sangat luar biasa dan sangat relevan dengan kondisi sekolah saat ini. Mengedukasi nilai saling menghargai dan mencegah perundungan sejak dini adalah langkah nyata untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Terima kasih Kak Nayla atas inspirasinya dalam membangun karakter positif anak bangsa

    BalasHapus
    Balasan
    1. keren sih ceria itu juga bikin sehat loh ada penelitiannya

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Suka banget sama pendekatannya yang pakai ice breaking dan video animasi. Memang begini seharusnya duta motivator bergerak; menyesuaikan bahasa dengan audiensnya supaya materi yang berat jadi terasa ringan dan seru. Semangat terus Kak Nayla dalam menebar virus positif di Sumatera Barat

    BalasHapus
  4. Kegiatannya bagus banget, apalagi membahas tentang bullying sejak dini. Cara penyampaiannya juga terlihat menarik dengan adanya ice breaking dan video, jadi anak-anak pasti lebih mudah memahami. Program seperti ini penting banget supaya lingkungan sekolah jadi lebih nyaman dan saling menghargai. Semoga bisa terus dilakukan di banyak sekolah lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sangat mengapresiasi pengalaman kakak yang telah menunjukkan bahwa berbagi positif dapat membawa perubahan signifikan bagi generasi muda. Semoga kisah ini dapat menjadi teladan dan motivasi bagi kita semua untuk terus menyebarkan energi positif. Terima kasih atas kesediaan kakak untuk berbagi inspirasi melalui platform online. Semoga kakak terus menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

      Hapus
  5. Program yang kka buat in sangat lah hebat buat generasi yang akan datang apa lagi untuk anak sekolah dasar yang masih bertumbuh dan berkembang.. sangat sangat memotivasi dan menginspirasi🤩, dan menjadi berkat buat banyak orang

    BalasHapus
  6. Kegiatan yang sangat positif dari kak Nayla Chairunnisa dalam menghadirkan sosialisasi “Sahabat Ceria”. Semoga melalui kegiatan ini, siswa semakin termotivasi untuk belajar dengan semangat dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta berkarakter baik.

    BalasHapus
  7. Keren bangettt kaak, sudah membuat siswa-siswi kelas IV menanamkan sikap saling menghargai, empati, serta membangun kebiasaan bersosialisasi yang baik di lingkungan sekolah. So proud of you kaa!!

    BalasHapus
  8. Luar biasa dan sangat menginspirasi! Kegiatan sosialisasi ‘Sahabat Ceria’ yang dilakukan oleh kak Nayla Chairunnisa sebagai Duta Motivator Pendidikan Indonesia menunjukkan dedikasi tinggi dalam membangun karakter generasi sejak dini. Ini bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi bentuk nyata kepemimpinan yang bijak, berwibawa, dan berdampak. Semoga langkah mulia ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda di Indonesia.”

    BalasHapus
  9. Bangga melihat kontribusi nyata untuk dunia pendidikan. Semoga bisa terus hadir dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan penuh kebersamaan

    BalasHapus
  10. Saya melihat program ini sangat berguna sekali buat anak anak bangsa,sangat keren, menginspirasi buat anak muda memberikan ilmu kepada anak anak.agar generasi muda tidak hanya sebagai penikmat dari penemuan dari negara lain tapi sebagai pelaku yang menemukan hal hal baru.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

NAMIRA ZAINA SIREGAR, PEREMPUAN DOWN SYNDROME YANG MENEMBUS STIGMA LEWAT PANGGUNG DAN PRESTASI

  Di tengah masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata penyandang disabilitas intelektual, sosok Namira Zaina Siregar hadir sebagai bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan bersinar. Sebagai individu dengan down syndrome, Namira tidak hanya mampu berdiri di atas kakinya sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui seni tari dan dunia modeling. Namira dikenal sebagai penari profesional yang kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pertunjukan kolaborasi internasional antara penari down syndrome dari Singapura dan Australia. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di Singapura. Bagi Namira, panggung bukan sekadar tempat tampil, tetapi ruang pembuktian bahwa dirinya bisa melampaui batasan yang kerap disematkan oleh masyarakat. Tidak hanya di dunia tari, Namira juga bersinar sebagai model. Ia pernah tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW), membawakan busana rancangan desainer nasional. Ia jug...