Langsung ke konten utama

Nurul Hidayati dan Cintya Vania Anggraeni, Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Gelar Sosialisasi Self Improvement di SDN Dawuhan Lor 1 Lumajang

Lumajang, 26 Mei 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan karakter dan potensi peserta didik, Nurul Hidayati dan Cintya Vania Anggraeni selaku Duta Motivator Pendidikan Indonesia (DMPI) melaksanakan kegiatan sosialisasi edukasi bertema “Self Improvement (Pengembangan Diri)” di SDN Dawuhan Lor 1, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (26/05/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 34 siswa kelas V ini bertujuan untuk membantu peserta didik mengenali potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, membentuk karakter yang disiplin dan mandiri, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam penyampaian materi, para pemateri mengajak siswa untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan potensi yang dapat dikembangkan melalui usaha, kedisiplinan, dan kemauan untuk belajar. Peserta juga diajak untuk merefleksikan diri serta mengenali kemampuan yang dimiliki sebagai langkah awal dalam meraih cita-cita.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat mengenai cara-cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.Melalui kegiatan sosialisasi ini, Duta Motivator Pendidikan Indonesia berharap peserta didik dapat semakin percaya pada kemampuan dirinya, berani mengembangkan potensi yang dimiliki, dan termotivasi untuk terus belajar serta berkarya demi meraih masa depan yang gemilang.

Komentar

  1. Perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil untuk menjadi lebih baik setiap hari. Langkah yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi prestasi di masa depan. Terus menginspirasi dan menyalakan semangat generasi muda!

    BalasHapus
  2. Kegiatan yang sangat inspiratif dan bermanfaat bagi peserta didik. Materi tentang self improvement sangat penting untuk membantu siswa mengenali potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berprestasi.

    BalasHapus
  3. MasyaAllah kegiatan nya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Salah satu harapan mengapa saya ingin menjadi figur yang mampu memotivasi dan mendidik dengan baik yakni melalui kegiatan edukasi seperti kakak ini
    Kerenn bangett

    BalasHapus
  6. waww🙌🏻 selalu memotivasi,dan kegiatan nya juga sangat positif, bagus untuk mempersiapkan generasi muda yang berprestasi

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Ini adalah seni mengembangkan anak di zaman era sekarang, makasih untuk motivasinya🙏🏻😉

    BalasHapus
  9. Pada dasarnya, setiap manusia itu unik dan punya potensinya masing-masing. Keren banget kakak-kakak motivator yang sudah bantu adik-adik kita buat mengenali dan menghargai nilai dalam diri mereka sejak dini

    BalasHapus
  10. Artikel yang sangat inspiratif dan bermanfaat. Terimakasih atas motivasi yang diberikan 🤩

    BalasHapus
  11. bermanfaatkan dan memotivasi sekali

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amelia Puja Anggrainy, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gelar Sosialisasi “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang.

Merawang, 28 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat belajar dan pentingnya pendidikan sejak dini, Amelia Puja Anggrainy , perwakilan Duta Motivator Pendidikan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Belajar dan Melanjutkan Pendidikan” di SDN 14 Merawang , Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Duta Motivator Pendidikan Indonesia yang diinisiasi oleh Kisah Motivasi  untuk menumbuhkan kesadaran pendidikan di kalangan pelajar, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penguatan motivasi belajar. Dalam sosialisasi tersebut, Amelia mengajak para siswa untuk berani bermimpi, giat belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar pendidikan setinggi mungkin.

KISAH EKA AGUSTIYANA, SANG JUARA YANG HAUS PRESTASI

Gelombang cerah mewarnai pagi hari, bagaikan energi baru untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan. Di balik mentari yang menjelajahi cakrawala, terbentang kisah inspiratif Eka Agustiyana, pemuda asal Sumedang yang menapaki jalan penuh prestasi di Gresik. Sejak kecil, Eka dibesarkan dengan nilai-nilai semangat kreativitas dan perilaku adaptif oleh orang tuanya. Dua pilar ini menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya hingga saat ini. Jiwa berprestasinya sudah terlihat sejak dini, terbukti dengan raihan Nilai UN Tertinggi ke-3 di sekolah dasar. Semangatnya untuk terus belajar dan berkembang diwujudkan dengan mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik. Memasuki sekolah menengah pertama, semangat Eka tak pernah padam. Ia kembali mengukir prestasi dengan meraih piagam penghargaan prestasi akademik dari SMP Negeri 1 Sumedang. Eka juga aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk perwakilan Math Olympiad Sumedang. Meski diwarnai kegagalan, pengalaman ini menjadi bat...

Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti Edukasi Siswa SMP Plus Darus Sholah Tentang Belajar Cerdas dan Dampak Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja

  Jember, Oktober 2025 — Cahaya Mughniiy Firdianto, Rifda Sholihah dan Eka Widaryanti, Duta Motivator Pendidikan Indonesia Batch 3 & 5, melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Belajar Cerdas di Era Digital dan Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja” di SMP Plus Darus Sholah, Jember, yang diikuti oleh 30 peserta dari siswa pilihan dan OSIS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman literasi digital secara lebih dalam, khususnya terkait bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang proses belajar. Eka menjelaskan strategi belajar cerdas di era digital, mulai dari manajemen waktu, pemanfaatan platform edukasi, hingga tips menghindari distraksi dari gawai dan media sosial. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Para peserta diajak memahami potensi risiko seperti kecemasan, tekanan sosial, fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya konsentrasi b...